babi

Kamis, 06 Oktober 2011

Tanggapan Saya Setelah Menonton Film “Artificial Intelligence (A.I.)”


Film ini bercerita tentang kehidupan di bumi setelah es di kutub mencair dan menenggelamkan sejumlah kota-kota besar di dunia yang berada di tepi laut, seperti New York, Amsterdam, Venice, dll. Dunia telah berubah. Pada masa ini munusia mulai mencari cara bagaimana memperbaiki hubungan sosial mereka dengan cara menciptakan robot-robot. Robot-robot ini diciptakan dengan berbagai fungsinya masing-masing. Di dalam film ini sangat terlihat bagaimana hubungan antara manusia dengan robot-robot tersebut.

Inti cerita dari film ini sebenarnya adalah mengenai cara memperjuangkan suatu mimpi. Hal ini terlihat dari perjuangan David (sebuah robot anak kecil) yang berpetualang mencari Peri Biru (dalam dongeng Pinokio) untuk mewujudkan impiannya menjadi seorang anak laki-laki sungguhan seperti halnya Pinokio dalam dongeng yang diceritakan oleh ibunya Monica. David sangat ingin menjadi anak laki-laki sungguhan agar dia bisa mendapatkan kasih sayang dari Monica. David mengalami petualangan yang sangat menegangkan bersama dengan teman robotnya. Hingga pada akhirnya dia berhasil menemukan Peri Birunya di dasar kota Manhattan yang sudah tenggelam. Namun, dongeng tetaplah sebuah dongeng. David tetap tidak bisa berubah menjadi manusia sungguhan. Sampai 2.000 tahun berlalu, dia ditemukan oleh alien yang mendatangi bumi. Ibunya sudah tidak ada lagi. Kemudian David dibantu oleh para alien untuk dapat bertemu lagi dengan Ibunya Monica hanya dalam waktu satu hari. David sangat bahagia, karena pada akhirnya dia bisa merasakan bahwa hanya ada dia dan Ibu yang balas menyayanginya. David sangat bahagia karena impiannya sudah terwujud. Lalu dia bersama Ibunya pun menutup mata, pergi untuk selamanya dengan damai.

Dari cerita ini, terlihat sekali bagaimana usaha seseorang, jika dia benar-benar menginginkan impiannya terwujud, dengan usaha yang sangat gigih memperjuangkan impian atau cita-citanya tersebut, maka dia akan memperolehnya pada akhirnya. “Dreams, believe, and make it happenmungkin adalah semboyan yang tepat untuk menggambarkannya. Bermimpi (bercita-cita), percaya pada impian tersebut, dan berusaha untuk mewujudkannya tentu bukanlah hal yang mudah. Akan selalu ada hambatan dan masalah yang menghadang. Namun, semua itu tergantung dari diri kita sendiri, apakah kita akan tetap bermimpi, percaya, dan berusaha, atau malah sebaliknya. Setiap impian tidak terwujud dengan mudah. Perlu pengorbanan untuk mewujudkannya. Jadi, kita harus terus berusaha dan berdoa jika kita ingin impian atau cita-cita kita itu dapat terwujud.

Poin penting lainnya dari cerita di film ini adalah sayangilah sesama. Sayangi yang menyayangimu tanpa mempedulikan darimana kasih sayang itu berasal. Seperti David yang sangat menyayangi Ibunya Monica dan bagaimana seharusnya Monica menyayangi David. Sayangi yang kita miliki. Jangan membeda-bedakan. Perbedaan itu indah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar