babi

Senin, 09 Januari 2012

Kasus Mesuji


Lembaga Masyarakat Adat Lampung (LMAL) menyatakan kasus pembantaian warga di Mesuji Lampung dan Sumatera Selatan (Sumsel), telah merusak nama dan masyarakat Provinsi Lampung secara nasional maupun internasional. Informasi yang tersiar di media massa selama ini juga banyak yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Konflik lahan itu berawal dari ketidakberesan pemerintah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam mengatur kepemilikan lahan antara perusahaan dan rakyat. Ditambah lagi dengan keterlibatan polisi Brimob yang melakukan pengamanan dengan cara-cara kekerasan kepada warga sekitar.

Gambar 1. Kasus Mesuji
(sumber : www.google.com)

LMAL sendiri memberikan pernyataan sikap di hadapan Kapolda, terkait dengan simpang siurnya informasi kekerasan di Mesuji yang diterima masyarakat tidak saja di Lampung maupun di nasional, oleh sejumlah organisasi baik adat maupun lembaga tertentu.
Nama Lampung sudah buruk di mata dunia, padahal Provinsi Lampung sedang membangun wilayahnya untuk kesejahteraan masyarakatnya. Menurut LMAL, kasus Mesuji yang berkembang terakhir ini sudah banyak dipolitisir, sehingga akar masalahnya tidak dapat diselesaikan. Sedangkan Kapolda Lampung, Brigjen Pol Joodie Rooseto, menyatakan pihaknya masih menunggu hasil dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang sudah dibentuk pemerintah. Pihaknya belum bisa berbuat banyak karena belum ada perintah dari Mabes Polri.
Peranan dari Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) ini sangatlah penting untuk membongkar semua kasus dan potensi konflik lahan di Indonesia. Selain itu, sistem pengamanan yang dilakukan Polri juga mendesak untuk dievaluasi. Selanjutnya, mengenai keotentikan video yang beredar di masyarakat terkait kasus Mesuji, hal tersebut masih diteliti oleh tim yang terkait.
Semoga saja kasus kekerasan di Mesuji ini dapat diselesaikan secara aman dan damai tanpa melibatkan tindak kekerasan lagi. Serta semoga saja tidak ada kasus-kasus serupa yang terjadi lagi di Negara ini. Semoga Negara ini menjadi Negara yang damai, aman, dan nyaman.

Sumber :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar